Kamis, 18 November 2010

MULTIPLE INTELLIGENCES KECERDASAN MENURUT HOWARD GARDNER & IMPLEMENTASINYA (STRATEGI PENGAJARAN DIKELAS) PART 2

C.    Survei Kecerdasan Majemuk

DAFTAR PERIKSA KECERDASAN GANDA

Tandailah pernyataan yang berlaku dalam setiap kategori kecerdasan:

Kecerdasan Linguistik
1.        Buku sangat penting bagi saya.
2.        Saya dapat mendengar kata-kata di kepala saya sebelum saya membaca, berbicara, atau menuliskannya.
3.        Saya mendapatkan lebih banyak hal dari mendengarkan radio atau kaset yang banyak berisi        kata-kata daripada televisi atau film.
4.        Saya tidak mengalami kesulitan dalam permainan kata seperti Scrabble, Anagrams, atau Password.
5.        Saya senang menghibur diri sendiri atau orang lain dengan lelu-con, sajak lucu lucuan, atau permainan kata.
6.        Kadang-kadang orang lain terpaksa berhenti dan meminta saya untuk menjelaskan makna kata yang saya gunakan dalam tulisan atau pembicaraan saya.
7.        Ketika bersekolah, saya menganggap pelajaran bahasa, studi sosial, dan sejarah lebih mudah daripada matematika dan ilmu alam.
8.        Kalau saya berkendaraan di jalan bebas hambatan, saya lebih itikan kata-kata yang tertulis di papan reklame daripada memperhatikan pemandangan.
9.        percakapan, saya sering mengungkapkan segala sesuatu pemah saya baca atau dengar.
10.     Akhir-akhir ini saya menulis sesuatu yang amat saya banggakan atau yang membuat saya mendapat pengakuan dari orang lain.
11.     Kekuatan Linguistik yang lain?................Coba anda telusuri sendiri.
Kecerdasan Logis-Matematis
1.     Dengan mudah saya dapat menghitung angka-angka dalam benak saya.
2.     Matematika dan/atau sains merupakan mata pelajaran favorit saya di sekolah.
3.     Saya suka melakukan permainan atau memecahkan soal yang menuntut pemikiran logis.
4.     Saya suka mengadakan percobaan kecil "Bagaimana seandainya" (misalnya, "Bagaimana seandainya saya melipatduakan jumlah air yang saya tuangkan ke rumpun mawar di halaman rumah setiap minggunya?").
5.     Saya selalu mencari pola keteraturan, atau urutan logis dari segala sesuatu.
6.     Saya menaruh minat pada perkembangan baru dalam sains.
7.     Saya berpendapat bahwa hampir segala sesuatu mempunyai penjelasan yang masuk akal.
8.     Kadang-kadang saya berpikir dalam konsep yang jelas, abstrak, tanpa kata, tanpa gambar.
9.     Saya sering menemukan salah penalaran dalam segala sesuatu yang dikatakan dan dilakukan orang di rumah maupun di tempat kerja.
10.                        Saya merasa lebih nyaman bila segala sesuatu sudah diukur, dikelompokkan, dianalisis, atau dikuantifikasikan dengan cara tertentu.
11.                        Kekuatan Logis-Matematis lainnya? ……..Coba anda telusuri sendiri.

Kecerdasan Spatial

1.      Saya sering melihat gambaran visual yang jelas ketika menutup kedua mata.
2.         Saya peka terhadap warna
3.        Saya sering menggunakan kamera atau camcorder untuk merekam apa yang saya lihat di sekitar saya.
4.         Saya gemar mengerjakan puzzle, maze, dan teka-teki visual lainnya.
5.         Saya mengalami mimpi yang begitu nyata di malam hari.
6.         Biasanya saya dapat mengenali jalan bahkan di wilayah yang tidak saya kenal.
7.         Saya suka menggambar atau mencoret-coret.
8.         Bagi saya, ilmu ukur lebih mudah daripada aljabar.
9.        Saya dapat dengan mudah membayangkan bagaimana sesuatu akan terlihat jika dilihat langsung dari atas dengan pandangan mata seekor burung.
10.     Saya lebih suka melihat bahan bacaan yang banyak gambarnya.
11.  Kekuatan Spasial lainnya?………………Coba anda telusuri sendiri.
Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
1.        Sekurang-kurangnya saya melakukan salah satu jenis olahraga atau kegiatan jasmani lain secara teratur
2.         Saya tidak betah duduk diam berlama-lama.
3.        Saya suka bekerja dengan kedua tangan saya dalam kegiatan konkret seperti menjahit, menenun, mengukir, bertukang, atau mera-kit model.
4.         Seringkali ide terbaik saya muncul ketika saya berada di luar rumah untuk berjalan-jalan, joging, atau ketika saya sedang melakukan kegiatan jasmani lain.
5.        Seringkali saya menghabiskan waktu luang di luar rumah.
6.        Seringkali saya menggunakan gerak-gerik tangan atau bentuk bahasa tubuh lain ketika bercakap-cakap dengan seseorang.
7.        Saya harus menyentuh bermacam-macam benda supaya lebih banyak mengetahui tentang benda tersebut.
8.         Saya senang naik permainan yang mendebarkan atau ikut dalam petualangan jasmani yang menegangkan.
9.         Saya suka menggambarkan diri saya sendiri sebagai orang yang mempunyai koordinasi tubuh yang baik.
10.  Saya harus mempraktekkan sebuah keterampilan baru bukan sekadar membaca atau menonton video tentang keterampilan itu.
11.     Kekuatan Kinestetik-Jasmani lainnya? …………Coba anda telusuri sendiri.
Kecerdasan Musikal
1.         Jika bernyanyi, suara saya terbilang merdu.
2.         Saya dapat membedakan nada musik yang fals.
3.         Saya sering mendengarkan musik di radio, piringan hitam, kaset, atau CD.
4.         Saya dapat memainkan alat musik.
5.         Hidup saya akan lebih sengsara jika tidak ada musik.
6.         Kadang-kadang tanpa sadar saya melantunkan lagu iklan televise atau lagu lain sewaktu saya berjalan kaki.
7.        Dengan mudah saya mengikuti irama musik dengan alat perkusi sederhana.
8.         Saya mengenal banyak melodi dari berbagai lagu dan karya musik.
9.         Kalau saya mendengar karya musik sebanyak satu/dua kali, biasanya saya dapat menyanyikannya kembali dengan cukup tepat.
10.      Saya sering mengetuk-ngetuk atau melantunkan melodi secara sepotong-sepotong sambil bekerja, belajar, atau mempelajari sesuatu yang baru.
11.     Kekuatan Musikal lainnya? …………Coba anda telusuri sendiri.

Kecerdasan Antarpribadi
1.        Saya adalah jenis orang yang didatangi orang lain untuk dimintai nasihat dan bimbingan di tempat kerja atau di tempat tinggal.
2.         Saya lebih menyukai olahraga berkelompok seperti bulutangkis, bola voli, atau sofbol daripada olahraga tunggal, seperti berenang dan joging.
3.        Kalau saya menghadapi masalah, saya cenderung mencari orang lain untuk dimintai pertolongan daripada berusaha untuk meme-cahkannya sendiri.
4.         Saya mempunyai sekurang-kurangnya tiga orang sahabat dekat.
5.      Saya lebih menyukai permainan bersama untuk mengisi waktu, seperti monopoli atau bridge daripada hiburan yang dilakukan sen­diri, seperti bermain video game dan kartu solitaire.
6.         Saya tertantang untuk mengajari orang lain, atau kelompok orang, tentang apa yang dapat saya kerjakan.
7.        Saya menganggap diri saya sebagai pemimpin (atau orang lain menyebut saya begitu).
8.         Saya senang berada di tengah kerumuman orang.
9.        Saya suka terlibat dalam kegiatan sosial yang berhubungan dengan pekerjaan, tempat ibadah, atau komunitas tempat tinggal saya.
10.     Saya lebih suka menghabiskan petang hari di sebuah pertemuan yang meriah daripada tinggal sendirian di rumah.
11.     Kekuatan Antarpribadi lainnya? …………Coba anda telusuri sendiri.

Kecerdasan Intrapribadi
1.        Secara berkala saya meluangkan waktu sendirian untuk bermedi-tasi, merenung, atau memikirkan masalah kehidupan yang penting.
2.        Saya telah mengikuti sesi bimbingan atau seminar pengembangan pribadi untuk lebih mengenal diri saya sendiri.
3.        Saya punya pendapat yang membuat saya berbeda dengan orang
4.        biasa.
5.        Saya mempunyai hobi atau minat khusus yang saya simpan rapat-rapat untuk diri saya sendiri.
6.        Saya mempunyai sasaran penting dalam hidup saya yang saya renungkan secara berkala.
7.        Saya mempunyai pandangan yang realistis tentang kelemahan dan kekuatan saya (yang saya dapatkan dari umpanbalik orang lain). Saya lebih suka menghabiskan akhir pekan sendirian di sebuah pondok di hutan daripada di sebuah tempat peristirahatan mewah dengan banyak orang di sekitarnya.
8.        Saya menganggap diri saya berkemauan keras dan berpikiran mandiri.
9.        Saya mempunyai buku harian atau jurnal untuk merekam peristiwa kehidupan batin saya.
10.     Saya berwiraswasta atau setidak-tidaknya amat ingin memulai usaha sendiri.
11.  Kekuatan Intrapribadi lainnya?.........Coba anda telusuri sendiri

Kecerdasan Naturalis (lingkungan)

1.       Kalau saya punya waktu luang saya suka membeli tanaman, atau hewan, menyiram tanaman atau member makan burung, kucing atau semacamnya.
2.       Saya senang dengan binatang/tanaman peliharaan saya.
3.       Saya suka belajar tentang alam, hewan, tumbuhan atau lainnya.
4.       Saya berharap mengunjungi kebun binatang, bila punya waktu.
5.       Saya menikmati berburu atau memancing atau semacamnya.
6.       Saya Pingin atau suka kegunung, mendaki, camping atau rekreasi ke-alam seperti itu.
7.       Tanaman atau hewan penting bagi saya.
8.       Bila saya melihat acara televise, saya menyukai acara flaura dan fauna.
9.       Saya senang waktu liburan untuk kealam luas, daripada sekadar berenang, atauke mall.
10.   Alam dan sekitarnya adalah sesuatu yang sangat mengasyikkan.
11.  Kekuatan Naturalis (Lingkungan) lainnya?.........Coba anda telusuri sendiri.

Praktek Multiple di SMP/SMA YAPI (Pengantar-Implementasi di Sekolah)

Pada awalnya, banyak rekan guru yang pesimis kemungkinan kemampuan untuk melaksanakan Multiple intelligences (MI). Karena ada 8/9 atau 10 kecerdasan yang mesti diajarkan dikelas. Tetapi sebenarnya tidak mesti seperti itu untuk “optimalisasi dengan batasan” bahasa saya. Sebab kita tahu, realitasnya teori itu ideal, sementara sekolah, kelas, murid, guru punya banyak batasan. Misalnya yang klasik adalah alatnya kurang, waktu tidak ada, adanya ulangan-bersama, adanya UAN dll, serta yang terpenting gaji guru yang “pas-pas”an, dengan beban “selalu” ditambah. Tetapi kami yakin dan mengatakan, kita perlu berupaya untuk melakukan semaksimal yang kita mampu (optimalisasi dengan batasan). Uji coba yang kami upayakan yaitu;
Pada awal tahun, anak-anak dilakukan test multiple intelligences (MI), dengan cara survey (ditanya dengan soal-soal test, menggunakan kuesioner dari Terry Amstrong diperbaiki sendiri oleh team), lalu di-smoothkan (diperhalus) dengan pengamatan-pengamatan keseharian dilingkungannya (kelas, asrama, dst). Setelah mendapatkan hasil, maka hasil itu ditabulasi dan diberikan keseluruhan kepada dewan guru. Contoh Hasil tahulasi itu sebagai berikut;



Hasil Tabulasi Kecerdasan per-Anak
No
Nama
Tempat/Tgl/lahir
Kelas
Kecerdasan
Lingitk
Matematis
Musik
Visual
Kinestetik
Inte
personal
Intra
personal
Naturalis
1
Si-A

SMP VIIA
24
17
16
15
26
21
17
26
2
Si-B

SMP VIIA
22
18
20
19
18
30
3
29
3
Si-C

SMP VIIA
22
30
23
22
28
32
18
23
4
SI-D

SMP VIIA
13
19
26
18
30
27
8
18
dst
SI-F

SMP VIIA
20
31
34
25
30
27
18
22

Hasil Tabulasi Kecerdasan Dominannya Kelas
No
Nama
Tempat/Tgl/lahir
Kelas
Kecerdasan
Lingitk
Matematis
Musik
Visual
Kinestetik
Inte
personal
Intra
personal
Naturalis
1
Si-A

SMP VIIA
24(3)
17 (4)
16
15
26 (2)
21
17 (5)
26 (1)
2
Si-B

SMP VIIA
22 (3)
18
20 (4)
19
18
30
(1)
3
29 (2)
3
Si-C

SMP VIIA
22
30 (2)
23 (4)
22
28 (3)
32 (1)
18
23 (5)
4
SI-D

SMP VIIA
13
19 (4)
26 (3)
18
30 (1)
27 (2)
8
18
dst
SI-F

SMP VIIA
20
31 (2)
34 (1)
25
30 (3)
27 (4)
18
22




2
4
4
0
4
4
1
3

Kita tahu, Si A urutan kecerdasannya adalah; 26 (N), 26 (K), 24 (L), 21 (I), 17 (Ir), 17(M), 16 (M), 15 (V).  maka kita bisa ambil 2,3 maksimal 4 kecerdasan tertingginya yaitu (N, K, L, I). itulah kecerdasan optimum secara “umum”, yang dimiliki oleh Si-A.  Sehingga pendekatan pengajaran kepada Si-A mestinya menggunakan kecerdasan optimumnya yaitu (Naturalis, Kinestetik, Linguistik dan Interpersona), tanpa mengabaikan yang lain kemudiannya. Tetapi kita mesti ingat kita mengajar bukan pada satu anak, walaupun kita juga harus tahu bahwa pada dasarnya anak itu “unik”. Maka strateginya adalah strategi pengajaran umum dan khusus sekaligus. Artinya kita melihat kecerdasan umum dikelas, dan kecerdasan khusus per-anak. Bagaimana itu dilaksanakan?
Pertama; Kita mesti melihat tabulasi kecerdasan Dominan Kelas (contoh diatas murid 5 orang). Disini kita ambil (4 kecerdasan tertinggi, mengapa harus 4, tidak 2, 3 atau 5 dan 6? Ini hanya arbiter, untuk memudahkan pengajaran. Bila 4 dirasa sulit bisa 3).  Hasil tabulasi itu adalah; Yang suka matematis (4 anak), Musik (4 anak), Kinestetik (4 anak), Interpersonal (4 anak), Naturalis (3 anak), Linguistik (2 anak), Interapersonal (1 anak), Visual (0 anak). Maka untuk strategi mengajar dengan “maksimalisasi dengan batasan” adalah; kita harus mengambil 3 atau 4 kecerdasan dominan kelas yaitu Matematis, Musik, Kinestetik dan Interpersonal. Kita mengajar dengan kecerdasan itu karena kecerdasan itu disukai oleh 4 anak dari 5 total jumlah murid kelas.
Persipan mengajar guru, disain, metode mengajarnya harus disesuaikan dengan pendekatan 4 kecerdasan itu, sehingga cara kita mengajar itu diminati oleh mayoritas anak-anak dikelas. Bila selanjutnya dalam proses pembelajaran ada anak-anak tertentu yang mengalami kesulitan untuk pembelajaran tertentu? Misalnya setelah remidi 2 kali, kok ternyata nilainya tidak beranjak baik? Maka kita lihat data yang kita miliki….misal yang jelek adalah anak dengan nama SI-C. Maka dari data yang kita miliki, kecerdasan tertinggi dia adalah interpersonal (maka untuk anak ini, kita dekati dengan pendekatan khusus Interpersonal untuk tugas-tugas tambahannya atau pengulangan materinya dst).
Intinya adalah kita mengajar dengan pendekatan dominan kelas, sehingga pendekatan kita itu adalah pendekatan rata-rata terbaik kelas yang kita ajarkan. Dengan pendekatan itu, mestinya (secara teori) akan mampu diserap oleh anak-anak kelas (karena itu kesukaan mereka). Bila ada 1, 2 dan 3 anak yang tidak mampu memahaminya, maka pendekatan khusus kecerdasan anak itu (unik per-anak) yang kita coba gunakan. Baik sebagai tambahan tugan, lest materi remidi atau pier-teaching atau lainnya. 
Inilah yang menurut kami, upaya penerapan Pembelajaran Multiple-Intelligences dengan “Strategi Optimalisasi dengan Batasan”.
Daftar Pustaka:
Armstrong, T. 1994. Multiple Intelligences in the Classroom. Alex­andria, VA: Association for Supervision and Cur­riculum Development.
______, 1999, “Sevent Kind of Smart, Identifiying and Developing Your Multiple Intelligences”, Pinguin Putnam Inc. (terj : Kind of Smart menemukan dan meningkatkan Kecerdasan Berdasarkan Teori Multiple Intelligences, 2002, Gramedia, Jakarta).
______, Setiap Anak cerdas, Panduan membantu anak belajar dengan memanfaatkan multiple intelegence-Nya, 2003, Gramedia, Jakarta.
______, 2004, Awakening Your Child’s Natural Genius, Interaksara, Jakarta.
Barbara K. Given, 2002, “ Teaching to the Natural Learning System”,  Alexandria, VA. (Terj: Braid-Based Teaching, 2007, Kaifa, Jakarta).
Campbell, B. 1999. Multiplying Intelligence in the Classroom,
http:// www.newhorizons.org/art_miclsrm.html
http:// www.newhori20ns.org/ trm_duriemi.html
Gardner, H. 1983. Frames of mind: The theory of multiple intelligences. NY: BasicBooks
_____  1991. Intelligence in Seven Steps. http://www.muki-intell.com/articles/gardner.htm
______ 2000. Intelligence Reframed: Multiple Intelligences for the 21st
Century. New York: Basic
_____2003, “Multiple intelligences, Kecerdasan Majemuk, Teori dan Praktek (Berisi wawancara-wawancara dengan Howard Gardner)”, Interaksara, Jakarta.
Gardner, H. dan Hatch, T. 1989. "Multiple intelligences go to school-Educational implications of the theory of multiple intelligences". Educational Researcher, 18 (8), 4-10.
Gardner, H. 2007, Five Minds For The Future, Gramedia, Jakarta.
Goldfluss, M.S.Ed. Karen J,(editor), 2002, The Best of Multiple Intelligences Activities From Teacher Created Material, Compilation, Teacher Created material, Inc. USA.
Guignon, A. 1998. Multiple Intelligences: A Theory for Everyone. http://www.education-world.com
Haggerty, B. 1995. Nurturing intelligences. A Guide to multiple intelligences theory and teaching. New York: Addison-Wesley.
Jasmine, Julia,”Mengajar dengan Kecerdasan Majemuk; Implementasi Multiple intelligences”, 2007, Nuansa, Jakarta.
Suparno, Paul, 2004, “Teori Intelegensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah”, Kanisius, Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar